Mulai Sekarang! Belajar Dasar PHP: Pengenalan & Persiapan Lingkungan (Part 1)
Rifqi An
Mulai Sekarang! Belajar Dasar PHP: Pengenalan & Persiapan Lingkungan (Part 1)
Pernah ngerasa penasaran gimana sih caranya bikin website yang dinamis, bukan cuma gambar statis doang? Atau mungkin kamu udah sering denger nama PHP tapi bingung itu apaan dan buat apa? Tenang, kamu ada di tempat yang tepat! Di seri tutorial PHP perdana ini, kita bakal kupas tuntas dari nol, mulai dari kenalan sama si PHP sampai nyiapin "markas" ngoding kita. Siap-siap ngopi, karena perjalanan jadi web developer pakai PHP baru aja dimulai!
Daftar Isi
- Apa Itu PHP dan Kenapa Kita Perlu Belajar?
- "Hello World" ala PHP (Cuma Buat Pemanasan, Belum Serius!)
- Persiapan Lingkungan Ngoding: Senjata Kita!
- Ngecek PHP Udah Jalan Belum?
- Apa Selanjutnya?
- Latihan Ngoding Hari Ini: Si Maba Kesasar
Apa Itu PHP dan Kenapa Kita Perlu Belajar?
Oke, mari kita kenalan dulu. PHP itu singkatan dari Hypertext Preprocessor, tapi dulu kepanjangannya Personal Home Page. Ibaratnya, kalau kamu bikin website, HTML itu cuma rangkanya doang, CSS buat ngasih warna dan gaya. Nah, PHP ini jagoannya buat bikin website-mu jadi interaktif dan punya "otak". Dia yang ngurusin database, login user, keranjang belanja, sampai blog kayak WordPress itu lho!
Kenapa harus belajar PHP? Selain karena banyak banget website populer (termasuk Facebook di awal-awalnya dan mayoritas website WordPress) pakai PHP, dia juga relatif mudah dipelajari buat pemula. Komunitasnya gede, banyak banget referensi dan tutorial (termasuk yang lagi kamu baca ini!). Jadi, jangan takut kesasar kalau lagi ngoding PHP, pasti ada yang bantuin!
"Hello World" ala PHP (Cuma Buat Pemanasan, Belum Serius!)
Di dunia ngoding, tradisi pertama itu selalu sama: nyetak "Hello World!". Ini ritual wajib buat mastiin semua udah siap dan kamu siap jadi developer handal. Penasaran gimana "Hello World" versi PHP? Cekidot:
<?php
echo "Hello World, calon PHP Developer!"; // Ini perintah buat nyetak teks di browser
?>
Gampang kan? Cuma pakai tag <?php dan ?> buat nandain bahwa ini kode PHP, terus pakai echo buat nyetak sesuatu. Tapi jangan langsung panik mau cobain, karena kita butuh "lingkungan" dulu. Yuk, kita siapkan!
Persiapan Lingkungan Ngoding: Senjata Kita!
PHP itu bahasa pemrograman server-side. Artinya, dia butuh "server" buat ngejalanin kodenya. Kamu nggak bisa cuma buka file .php di browser kayak file .html biasa. Tapi jangan bayangin server beneran yang segede lemari es di ruangan AC dingin ya. Kita bisa bikin server "bohongan" di laptop kita sendiri!
Instalasi XAMPP/MAMP/WAMP (Pilih Salah Satu!)
Untuk bikin server lokal ini, kita butuh software. Yang paling populer dan sering dipakai para programmer santuy itu ada XAMPP (untuk Windows, Linux, macOS), MAMP (khusus macOS), atau WAMP (khusus Windows). Fungsinya sama: mereka ngasih kita Apache (web server), MySQL (database), dan PHP itu sendiri dalam satu paket instalan. Convenient banget!
- XAMPP: Paling umum dan lintas OS. Download di apachefriends.org.
- MAMP: Kalau kamu pakai Mac, ini pilihan yang asik. Download di mamp.info.
- WAMP: Alternatif XAMPP khusus Windows. Download di wampserver.com.
Pilih salah satu, terus download versi yang sesuai OS kamu. Proses instalasinya? Gampang banget kok, tinggal next, next, finish aja kayak instal game. Setelah selesai, jangan lupa jalankan (start) Apache dan MySQL dari control panel XAMPP/MAMP/WAMP-mu.
Struktur Folder Proyek PHP Pertama
Setelah XAMPP/MAMP/WAMP terinstal, kamu akan menemukan sebuah folder sakti tempat kita bakal menaruh semua file PHP kita. Kalau kamu pakai XAMPP, lokasinya biasanya di C:\xampp\htdocs (Windows) atau /Applications/XAMPP/htdocs (macOS). Kalau WAMP biasanya di C:\wamp\www. MAMP punya foldernya sendiri juga.
Nah, di dalam folder htdocs atau www inilah kita akan membuat folder proyek PHP kita. Yuk, buat folder baru, kasih nama misalnya belajar-php-pertama. Jadi, nanti jalurnya kurang lebih kayak gini:
C:\xampp\htdocs\belajar-php-pertama
└── index.php (file PHP kita nanti)
Teks Editor Andalan Programmer
Buat nulis kode, kita butuh teks editor yang oke. Nggak disarankan pakai Notepad biasa ya (kecuali kamu emang suka nyiksa diri sendiri). Ada banyak pilihan, tapi yang paling populer di kalangan developer modern itu:
- Visual Studio Code (VS Code): Gratis, ringan, fitur bejibun, ekosistem extension-nya luar biasa. Hampir semua programmer pakai ini.
- Sublime Text: Berbayar (tapi bisa dicoba gratis selamanya dengan notifikasi), ringan, cepat.
- Notepad++: Gratis, ringan, bagus buat Windows.
Pilih salah satu, install, dan mulai biasakan diri dengannya. VS Code sangat direkomendasikan karena banyak banget fitur yang bakal mempermudah hidupmu saat ngoding.
Ngecek PHP Udah Jalan Belum?
Oke, Apache dan MySQL udah di-start, folder proyek udah dibikin. Sekarang saatnya kita pastiin PHP kita beneran udah jalan dan bisa diakses. Buat sebuah file baru bernama info.php di dalam folder belajar-php-pertama tadi. Isi dengan kode berikut:
<?php
phpinfo(); // Fungsi sakti buat liat info PHP
?>
Simpan filenya. Sekarang buka browser-mu (Chrome, Firefox, Edge, dll.) dan ketik alamat ini:
http://localhost/belajar-php-pertama/info.php
Kalau kamu melihat halaman penuh dengan tabel-tabel informasi detail tentang PHP yang terinstal di laptopmu, SELAMAT! PHP sudah berhasil berjalan dengan baik di lingkungan lokalmu. Kalau muncul error atau halaman kosong, coba cek lagi Apache-mu sudah jalan atau belum, atau mungkin ada typo di alamat browser-mu. Jangan panik, debugging adalah makanan sehari-hari programmer!
Apa Selanjutnya?
Mantap! Kamu sudah berhasil menyiapkan lingkungan ngoding PHP-mu. Ini adalah fondasi paling penting. Di Part 2 nanti, kita akan mulai beneran masuk ke inti PHP: belajar tentang variabel, tipe data, dan bagaimana PHP itu bisa berinteraksi dengan kita. Siap-siap otakmu bakal diisi dengan konsep-konsep baru yang seru!
Jangan lupa untuk terus latihan dan ngulik sendiri ya. Kalau ada bug atau error, jangan langsung nyerah! Itu adalah teman terbaikmu buat belajar lebih jauh. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!
Latihan Ngoding Hari Ini: Si Maba Kesasar
Bayangin kamu seorang mahasiswa baru (maba) yang lagi kesasar di kampus dan butuh bantuan. Kamu mau bikin papan informasi digital sederhana pakai PHP.
Tugas:
- Buat file baru bernama
maba-kesasar.phpdi folderbelajar-php-pertamakamu. - Di dalam file tersebut, tulis kode PHP untuk menampilkan pesan berikut di browser:
<?php // Tulis kode PHP di sini untuk menampilkan pesan // "Tolong saya! Saya Maba, tersesat di kampus ini. Ada yang tahu jalan ke kantin?" ?> - Akses file tersebut di browser (misal:
http://localhost/belajar-php-pertama/maba-kesasar.php) dan pastikan pesannya muncul dengan benar.
Clue: Gunakan perintah echo atau print ya!
